Setiap orang yang pernah jatuh cinta pasti tau rasanya.

Seperti 10 ribu kupu-kupu bertebangan dan mengepak-ngepakkan sayapnya di dalam perut.

Itu yang aku rasakan saat melihatmu.

Melihatmu pertama kali tersenyum..

Melihatmu pertama kali berbicara..

Melihatmu pertama kali berjalan..

Dan saat ini.. Melihatmu berlari menyongsong diriku yang baru tiba di rumah..

Seperti 10 ribu kupu-kupu bertebangan dan mengepak-ngepakkan sayapnya di dalam perut.

Dirimu.. Tak bisa dibayangkan hidupku jadinya jika tanpa dirimu..

Ada sedikit rasa sakit membayangkan bahwa suatu saat nanti aku harus membebaskanmu..

Merelakan mu pergi..

Dirimu.. Adalah sebagian dari jiwaku..

Namun seperti kata-kata bijak dari Kahlil Gibran

“Anak-anakmu bukanlah anakmu, mereka adalah anak dari kehidupan”

Maka suatu saat nanti aku akan melepaskan mu, seperti busur yang melesatkan anak panahnya.

Namun sampai saat itu tiba,

Biarkan aku menikmati keberadaanmu. Tawamu. Tangismu. Adalah tawaku dan tangisku juga..

Anakku.. Melihatmu..

Seperti 10 ribu kupu-kupu bertebangan dan mengepak-ngepakkan sayapnya di dalam perut.

Love

The Moon

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s